Dosen Informatika Undip Buatkan Sistem Informasi untuk Pengelolaan Bank Sampah di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunung Pati
Posted on: 2023-10-30 08:34:00
Sampah merupakan hasil buangan atau limbah yang dihasilkan oleh kegiatan sehari-hari rumah tangga ataupun industri. Peningkatan jumlah populasi penduduk yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan sebagai tempat pembuangan dan pengolahan sampah menyebabkan meningkatkan jumlah sampah. Peningkatan ini dapat menjadi ancaman bagi masyarakat utamanya masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan. Permasalahan sampah masih menjadi hal yang perlu dipecahkan, salah satu alternatif yang telah diupayakan adalah melalui bank sampah.
Bank sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang yang memiliki nilai ekonomi. Selain masyarakat mendapatkan keuntungan ekonomi dari menabung sampah, bank sampah juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan kembali sampah yang dikenal dengan istilah 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Dilihat dengan tujuan yang lebih besar bank sampah juga berperan penting dalam kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) dimana bank sampah menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah. Sesuai dengan tujuan SDG’s ke-11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, dimana bank sampah membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat sampah dan mendorong lingkungan yang bersih dan sehat diperkotaan. Kemudian, bank sampah juga sesuai dengan tujuan SDG’s ke-12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, mendorong pengelolaan sumber daya berkelanjutan dan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan. Sebagai contoh, salah satu bank sampah yang ada di Semarang adalah Bank Sampah Semangat Sejahtera, terletak di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunung Pati.
Bank Sampah Semangat Sejahtera dalam praktiknya masyarakat akan berperan sebagai nasabah yang menyetorkan sampah kepada pengelola bank sampah, dimana sampah tersebut akan terlebih dahulu dikumpulkan. Nasabah akan mendapatkan keuntungan berupa tabungan dengan nominal sesuai dengan jenis dan jumlah sampah yang disetorkan. Namun, terdapat beberapa kelemahan pada pengoperasian Bank Sampah Semangat Sejahtera dimana pencatatan transaksi dan rekapitulasi data masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menjadi perhatian, dimana pencatatan yang dilakukan dianggap kurang dinamis dan tidak dapat diakses secara terbuka oleh nasabah.
Berdasarkan permasalahan diatas, Departemen Ilmu Komputer/ Informatika Universitas Diponegoro melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pembuatan sistem informasi, yang kemudian diberikan nama SIPBASA (Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah). SIPBASA merupakan sistem informasi berbasis web yang digunakan dalam pengelolaan bank sampah. SIPBASA dibangun menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek atau (Object Oriented Programming) yang mendefinisikan semua data dan method dalam beberapa class atau objek dengan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor). Tujuan sistem informasi ini adalah untuk mempermudah pencatatan transaksi sampah serta pembuatan laporan bank sampah. SIPBASA juga bermanfaat untuk mengelola dan menjaga integritas pembukuan data nasabah dengan bank sampah, sehingga mampu menghindari inkonsistensi data.
Semua fungsi yang ada didalam SIPBASA dibangun berdasarkan proses requirements elicitation kepada pengelola bank sampah yang telah dilakukan sebelumnya. Kemudian pada tanggal 28 Oktober 2023 dilakukan sosialisasi penggunaan sistem informasi pengelolaan bank sampah sebagai kegiatan untuk pengenalan dan pelatihan sistem informasi yang telah dibuat dan siap digunakan kepada pengelola bank sampah dan juga nasabah yakni masyarakat RT.007/ RW. 004 Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunung Pati.
Kegiatan diawali dengan sambutan ketua tim pengabdian kepada masyarakat Departemen Ilmu Komputer/ Informatika Universitas Diponegoro dan perwakilan pengelola Bank Sampah Semangat Sejahtera. Selanjutnya dilakukan inti acara pengabdian yaitu pengenalan SIPBASA dan pelatihan penggunaan SIPBASA baik untuk pengelola maupaun nasabah. Pada saat pelatihan penggunaan tersebut peserta didampingi dengan buku panduan penggunaan untuk mempermudah memahami fungsi-fungsi yang terdapat dalam SIPBASA. Setelah itu, diakhir acara peserta diminta untuk mengisi kuisioner sebagai usability testing terhadap SIPBASA. Hasil kuisioner menunjukan bahsa SIPBASA menunjukan hasil kualifikasi yang baik, dimana sistem mudah digunakan, serta secara efisien dan efektif dapat membantu pengelolaan bank sampah.