Optimalisasi Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Demak sebagai Wilayah Pesisir

Posted on: 2025-08-07 16:08:19

Demak, 4 Agustus 2025 — Dalam rangka meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Demak, Tim Pengabdian Informatika Universitas Diponegoro menggelar pelatihan bertajuk “Optimalisasi Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Demak sebagai Wilayah Pesisir”. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Kelas Belimbing BKPSDM Demak dan diikuti oleh ASN dari berbagai bidang. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan penerapan kecerdasan buatan dalam analisis data guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi administratif. 

Pelatihan dimulai dengan sambutan dari Sekretaris BKPSDM Kabupaten Demak, yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi AI dalam meningkatkan kinerja ASN, khususnya dalam mendukung pelayanan publik yang lebih cepat dan akurat. Sekretaris BKPSDM menyatakan, “Pelatihan ini adalah langkah awal bagi ASN di Kabupaten Demak untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan digitalisasi pemerintahan. Semoga, dengan kemampuan yang kita peroleh dari pelatihan ini, pelayanan publik kita semakin optimal.” 

Selanjutnya, Satriawan Rasyid Purnama, S.Kom., M.Cs., Ketua Tim Pengabdian Universitas Diponegoro, menjelaskan tujuan pelatihan ini, yaitu untuk memperkenalkan konsep dan aplikasi praktis AI, terutama dalam konteks administrasi pemerintahan. “Kecerdasan buatan kini bukan lagi sebuah pilihan, tetapi keharusan. Program ini kami desain agar dapat langsung diaplikasikan dalam pekerjaan sehari-hari ASN, khususnya dalam analisis data dan pembuatan keputusan berbasis data,” ujar Satriawan. Bersama dengan rekan-rekan dari Tim Pengabdian, yaitu Dr.Eng. Adi Wibowo, S.Si., M.Kom., Drs. Eko Adi Sarwoko, M.Komp., Guruh Aryotejo, S.Kom., M.Sc., serta mahasiswa M. Daffa’ Atstsaqif, Kayis Hilmi Farih, Khoirul Nasid Furqon, Unggul Adimulia, dan Muhammad Reynaldi Akbar, mereka bekerja sama dalam menyampaikan materi pelatihan. 

Materi pelatihan kali ini mencakup dua topik utama: Prompt Engineering Patterns dan Retrieval-Augmented Generation (RAG). Guruh Aryotejo, S.Kom., M.Sc. memaparkan tentang Prompt Engineering, yang mengajarkan cara merancang perintah agar AI dapat memberikan respons yang relevan dan berkualitas tinggi dalam tugas administratif ASN, seperti penulisan surat dinas atau analisis data. Sementara itu, Satriawan Rasyid Purnama, S.Kom., M.Cs.membahas RAG, yaitu metode lanjutan yang menggabungkan pencarian informasi berbasis data internal dengan kemampuan generatif AI untuk menghasilkan jawaban yang lebih akurat dan berbasis referensi. 

Setelah penyampaian materi, sesi berikutnya adalah kuis berhadiah voucher belanja yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Kuis ini juga bertujuan untuk mendorong peserta untuk menggunakan ChatGPT dalam menyelesaikan soal analisis data yang sulit, serta menerapkan teknik prompt engineering untuk memaksimalkan hasil. 

Pelatihan ini diakhiri dengan harapan agar para ASN di Kabupaten Demak dapat mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam kegiatan administratif mereka sehari-hari, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan adaptif. Tim Pengabdian Informatika Universitas Diponegoro berkomitmen untuk terus mendampingi penerapan teknologi ini di lingkungan pemerintahan Kabupaten Demak, guna mendukung transformasi digital yang sedang berlangsung.