Pelatihan Computational Thinking Untuk Siswa SD Islam Sultan Agung 02 Semarang

Posted on: 2024-11-21 13:55:31

Perkembangan teknologi informasi saat ini begitu pesat sehingga memberikan pengaruh pada berbagai aspek kehidupan manusia. Kompetensi manusia harus terus dikembangkan agar dapat selaras dengan perkembangan teknologi tersebut. Pelajar pada abad 21 saat ini dituntut untuk menguasai berbagai skill atau kompetensi, salah satunya adalah learning skills yang bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan untuk belajar sehingga mereka dapat mencapai kesuksesan baik di sekolah maupun di dunia kerja nantinya. Aspek dalam learning skills biasa disingkat dalam 4C, yaitu critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreativitas), collaboration (kolaborasi), dan communication (komunikasi). Salah satu cara untuk melatih critical thinking dan creativity adalah melalui penanaman kemampuan computational thinking (berpikir komputasional). Computational thinking (CT) merupakan metoda berpikir untuk merumuskan persoalan dan solusinya, yang solusinya secara efektif dapat dieksekusi oleh agen pemroses informasi. Dalam rangka menggalakkan CT di dunia pendidikan, Bebras challenge telah diselenggarakan secara tahunan di berbagai negara yang dapat diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan sekolah.

Dalam rangka memperkenalkan CT dan Bebras, Departemen Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Computational thinking (CT) di SD Islam Sultan Agung 02. Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh tim PkM yang terdiri atas 5 dosen (Khadijah, S.Kom., M.Cs., Priyo Sidik Sasongko, S.Si., M.Kom., Guruh Aryotejo, S.Kom., M.Sc., Prof. Dr. Rahmat Gernowo, M.Si., dan Drs. Bayu Surarso, M.Sc., Ph.d) dan 5 mahasiswa (Syafiq Abiyyu Taqi, Alfonso Clement Sutantio, Faishal Bariq Maulana, Brilianita Eva Syafitri, dan Zuyyina Amalia). Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, 15 Agustus 2024 bertempat di SD Islam Sultan Agung 02 Semarang dan diikuti oleh 42 siswa dari Kelas 4A dan 4B serta para 30 guru/staf. Materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut terdiri atas 3 bagian, yaitu pengenalan CT, pengantar Bebras, serta latihan dan pembahasan soal Bebras. Selama kegiatan berlangsung terlihat antusiasme yang tinggi dari siswa maupun guru terhadap materi yang disampaikan. Pada akhir sesi pelatihan, siswa diberi soal atau kuis dari Bebras Challenge. Selanjutnya, siswa diberikan kesempatan untuk menjawab dan siswa yang mencoba menjawab juga diminta untuk menyampaikan penjelasan bagaimana menyelesaikan soal-soal tersebut. Pada sesi ini terlihat antusiasme siswa yang berebut untuk menjawab kuis yang diberikan. Semua latihan soal yang diberikan dapat dijawab dan dijelaskan cara penyelesaiannya dengan benar.

Dari hasil kegiatan pelatihan tersebut, terlihat bahwa setelah mengikuti pelatihan peserta telah mengenal dan lebih memahami konsep CT dan cara menyelesaikan soal Bebras. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai cara berpikir komputasional yang dapat melatih komptensi critical thinking dan creativity yang sangat diperlukan oleh siswa pada era kemajuan teknologi ini.