Informatika UNDIP Mengundang Peneliti ENAC Prancis dalam Kuliah Tamu Internasional Bertema Formal Methods for Frugal Computing
Posted on: 2025-11-26 16:50:19
Semarang, 9 Oktober 2025 — Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas akademik bertaraf internasional melalui kegiatan Visiting Lecturer yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Pada kesempatan ini, Departemen Informatika menghadirkan narasumber internasional, Dorra Ben Khalifa, Ph.D., akademisi dan peneliti dari ENAC – The French National School of Civil Aviation, Toulouse, Prancis. Dr. Ben Khalifa merupakan bagian dari ENAC Research Laboratory dengan fokus penelitian pada formal methods, static analysis, energy-efficient numerical computation, hingga optimasi presisi untuk sistem embedded dan kecerdasan buatan. Beliau memiliki rekam jejak akademik yang sangat kuat, termasuk gelar Ph.D. dari University of Perpignan dengan disertasi Fast and Efficient Bit-Level Precision Tuning, serta berbagai publikasi pada konferensi dan jurnal internasional bereputasi. Selain itu, Dr. Ben Khalifa juga aktif sebagai reviewer dan anggota program committee pada konferensi besar seperti CAV, TOSEM, dan OOPSLA, serta mengembangkan perangkat lunak penelitian seperti POPiX, PoPiNNS, dan Candy yang digunakan secara luas dalam riset optimasi presisi numerik.
Pada kesempatan ini, Dr. Ben Khalifa membawakan materi bertema “Formal Methods for Frugal Computing in Numerical Software”, sebuah topik penting dalam perkembangan teknologi komputasi modern. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana pendekatan matematis seperti model checking, deductive verification, dan abstract interpretation menjadi alat penting dalam memastikan keamanan, akurasi, dan keandalan perangkat lunak. Dr. Ben Khalifa menekankan bahwa seiring meningkatnya kompleksitas perangkat lunak pada sistem bersifat safety-critical seperti aviasi, kesehatan, dan transportasi, metode formal memiliki peran kunci dalam mencegah kesalahan numerik yang berpotensi berdampak besar. Beliau juga memperkenalkan konsep frugal computing, yakni pendekatan komputasi hemat energi yang semakin relevan di tengah tingginya konsumsi energi global oleh komputasi berskala besar. Melalui teknik seperti precision tuning dan mixed-precision computing, sistem komputasi dapat berjalan lebih efisien, lebih cepat, dan lebih hemat energi tanpa mengorbankan akurasi.
Kegiatan Visiting Lecturer dimulai pukul 13.00 WIB dengan sesi registrasi peserta dan dilanjutkan pembukaan oleh MC. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Informatika FSM Undip, Dr. Aris Sugiharto, S.Si., M.Kom., yang menegaskan bahwa kuliah tamu internasional ini merupakan bagian dari strategi departemen dalam meningkatkan akses mahasiswa terhadap perkembangan riset global sekaligus memperluas jejaring akademik dunia. Kegiatan yang diikuti oleh 118 peserta dari kalangan mahasiswa dan dosen ini berlangsung dengan antusias dan interaktif. Setelah sesi foto bersama, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi utama oleh Dr. Ben. Dalam sesi tersebut, beliau menunjukkan bagaimana teknik analisis statis mampu mendeteksi kesalahan numerik secara otomatis serta bagaimana alat penelitian yang dikembangkannya dapat melakukan sintesis kode fixed-point dengan tingkat akurasi yang terjamin. Penyampaian materi yang sistematis dan berbasis penelitian mutakhir memberikan wawasan mendalam bagi peserta mengenai tantangan dan peluang dalam bidang komputasi presisi dan efisiensi energi.
Kegiatan resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB, dengan harapan bahwa materi yang disampaikan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk memperluas penelitian di bidang formal methods, komputasi numerik, dan optimasi energi. Melalui penyelenggaraan kegiatan Visiting Lecturer ini, Departemen Informatika FSM Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung visi Universitas Diponegoro menuju World Class University (WCU). Keterlibatan akademisi internasional, penyampaian materi yang selaras dengan perkembangan riset global, dan antusiasme peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa Departemen Informatika terus berupaya meningkatkan daya saing akademik serta reputasi global secara berkelanjutan.